LATEST UPDATES

Minggu, 08 Juli 2018

Herman HN-Ridho Menolak

///Pleno KPU, Arinal-Nunik Unggul Raih 37,78 Persen///

BANDARLAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung kemarin menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilgub Lampung 27 Juni lalu. Pasangan calon (paslon) nomor 3, Arinal-Nunik unggul mengalahkan tiga paslon rivalnya dengan selisih perolehan suara sangat signifikan.

Arinal-Nunik meraih suara 1.548.506 (37,78 %) dari 4.179.405 surat suara sah. Posisi kedua ditempati Herman HN-Sutono 1.054.646 suara (25,73%) lalu paslon Ridho-Bachtiar 1.043.666 suara (25,46%) dan terakhir paslon Mustafa-Jajuli 454.452 suara (11,04%).

Data KPU menyebutkan dari hasil perhitungan suara di 15 Kabupaten/Kota se- Lampung, paslon Arinal - Nunik unggul di 7 dari 15 Kabupaten/Kota. Yakni, Kabupaten Lampung Selatan 185.590 suara (38,32%); Pringsewu 91.716 suara (43,82%); Lampung Timur 304.931 suara (58,95%). Lalu Kota Metro 28.620 suara (38,30%) Lampung Tengah 305,980 suara (46,68%); Tulang Bawang 79,916 suara (47,87%) dan Mesuji 41.187 suara (41,49%).

Hal sama juga diraih paslon Ridho - Bachtiar yang unggul di 7 kabupaten/kota dari 15 Kabupaten/kota. Yakni Pesawaran 74.259 suara (31,99%); Tanggamus 102.835 suara (34,06%); Lampung Barat 60.885 suara (41,66%); Lampung Utara 129.292 suara (40,63%); Way Kanan 101.039 suara (44,85%); Tulang Bawang Barat 60.039 suara (40,95%) dan Pesisir Barat 26.178 suara (36,34%).

Sementara, paslon Herman - Sutono hanya unggul di Bandarlampung dengan perolehan suara 280.639 suara atau 62,42 %. Diketahui, jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 5.768.061. Jumlah surat suara yang masuk sebanyak 4.179.405 atau 72,46%. Jumlah suara sah sebanyak 4.099.272. Jumlah suara tidak sah 80.133.

Ketua Tim Pemenangan Arinal - Nunik, Tony Eka Candra mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Lampung yang telah memberikan kepercayaan dan memlih Arinal dan Nunik untuk memimpin Provinsi Lampung 5 tahun ke depan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bawaslu dan KPUD Lampung yang telah menyelenggarakan Pilkada Lampung dengan damai dan aman sampai penetapan pengumuman hasil Pilkada Lampung hari ini,” terang Tony kepada media menanggapi hasil pleno rekapitulasi suara Pilgub Lampung.

Namun hasil pleno tersebut tidak bulat diterima semua paslon. Paslon nomor 2 yang diusunag PDIP Herman HN-Sutono dan paslon nomor 1 yang diusung koalisi Demokrat, Gerindra dan PPP, Ridho-Bachriar menolak. Kedua paslon ini juga tidak mau menandatangani berita acara hasil pleno rekapitulasi Pilgub Lampung.

Adalah Amaludin yang merupakan saksi dari paslon Ridho - Bachtiar dan Watoni Noerdin yang merupakan saksi paslon Herman - Sutono. Amaludin menyampaikan, pihaknya masih menunggu hasil dari sengketa pilkada yang masih ditindaklanjuti oleh Bawaslu Lampung. "Saya menangapi hasil rekap ini dengan menyatakan kami dari paslon satu masih menunggu proses sengketa di Bawaslu, " ujarnya.

Anggota DPRD Lampung ini mengungkapkan, proses pelaksanaan Pilgub Lampung ini banyak mengalami kecurangan - kecurangan, terumata pada pelanggaran dugaan money politic.

Menurutnya, angka perolehan suara ini muncul akibat dari proses-proses perbuatan money politic. "Untuk itu kami menolak hasil pleno ini dan kami masih melihat menunggu hasil gugatan kami di Bawaslu, " jelasnya.

Senada juga disampaikan oleh Watoni Noerdin yang juga Tim Pemenangan Herman - Sutono. "Kami menghormati hasil ini tapi kami tidak berpendapat, " ucapnya.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPD PDIP Lampung ini mengungkapkan, pihaknya masih menunggu proses yang sedang berlangsung di Bawaslu dan menunggu hasil Pansus DPRD Lampung terkait dugaan money politic.

"Karena ini merupakan satu kesatuan dengan pihak penyelenggara yang tidak bisa dipisahkan, terkait adanya laporan masyarakat terkait dugaan money politic, " jelasnya

Karena itu, dirinya mendorong agar praktek dugaan money politic dalam Pilgub Lampung ini bisa diungkap. "Karena itu lah kami menolak untuk tidak menandatangani hasil pleno ini, " tandasrnay. (cah)

Share This :

Posting Komentar

 

Top