BANDARLAMPUNG - Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menyebutkan bahwa tidak ada catatan dalam penyelenggaraan pada Pilgub Lampung 27 Juni 2018 lalu, terkait rekapitulasi suara.
Kendati demikian, pihaknya hanya ada masukan soal nama-nama pemilih tambahan yang perlu masuk daftar pemilih tambahan untuk pemilu 2019 mendatang.
“Tidak ada catatan, kita sudah memantau dan mendengarkan apa yang disampaikan saksi masing-masing paslon. Kami ucapkan kepada jajaran Panwas juga sudah ikut dalam pengawasan Pilgub ini. Hanya saja, kami mohon nanti soal daftar pemilih tambahan masuk untuk data Pemilu 2019,” terang Khoir sapaan akrabnya, saat menanggapi pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pilgub yang disampaikan KPU Lampung dalam Rapat Pleno Terbuka di Novotel, Bandarlampung, Minggu (8/7).
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018 di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (8/7).
Berdasarkan hasil pleno tersebut, pasangan calon (paslon) nomor 3, Arinal-Chusnunia (Nunik) unggul dengan perolehan suara sebanyak 1.548.506 atau 37,78 % dari 4.179.405 surat suara sah. Pasangan yang diusung koalisi partai Golkar, PKB, dan PAN ini mengalahkan paslon nomor 1, petahana Gubernur Ridho-Bachtiar yang hanya memperoleh 1.043.666 suara atau 25,46%; paslon Nomor 2 Herman HN-Sutono 1.054.646 suara atau 25,73%; dan pasangan Nomor 4, Mustafa-Jajuli 454.452 suara atau 11,04%. (cah).
Kendati demikian, pihaknya hanya ada masukan soal nama-nama pemilih tambahan yang perlu masuk daftar pemilih tambahan untuk pemilu 2019 mendatang.
“Tidak ada catatan, kita sudah memantau dan mendengarkan apa yang disampaikan saksi masing-masing paslon. Kami ucapkan kepada jajaran Panwas juga sudah ikut dalam pengawasan Pilgub ini. Hanya saja, kami mohon nanti soal daftar pemilih tambahan masuk untuk data Pemilu 2019,” terang Khoir sapaan akrabnya, saat menanggapi pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pilgub yang disampaikan KPU Lampung dalam Rapat Pleno Terbuka di Novotel, Bandarlampung, Minggu (8/7).
Khoir juga menyampaikan apresiasi terhadap jajaran kepolisian dan TNI yang mengawal jalanya pelaksanaan Pilgub Lampung dari awal tahapan.
"Kami juga ucapkan terima kasih kepada jajaran KPU Provinsi, Kabupaten/kota, PPK, KPPS. Kemudian jajaran Bawaslu Provinsi, Panwas Kabupaten, Panwascam, pengawas TPS saya capkan terima kasih atas kerja semuanya sehingga Pilgub ini berjalan lancar," tukasnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018 di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (8/7).
Berdasarkan hasil pleno tersebut, pasangan calon (paslon) nomor 3, Arinal-Chusnunia (Nunik) unggul dengan perolehan suara sebanyak 1.548.506 atau 37,78 % dari 4.179.405 surat suara sah. Pasangan yang diusung koalisi partai Golkar, PKB, dan PAN ini mengalahkan paslon nomor 1, petahana Gubernur Ridho-Bachtiar yang hanya memperoleh 1.043.666 suara atau 25,46%; paslon Nomor 2 Herman HN-Sutono 1.054.646 suara atau 25,73%; dan pasangan Nomor 4, Mustafa-Jajuli 454.452 suara atau 11,04%. (cah).

Posting Komentar